MASA LALU BUAT INSPIRASI MASA DEPAN

Masa lalu tidaklah berulang, baik pahit maupun manis telah dilewati atau menjadi cermindikemudian hari. Masa lalu sumber inspirasi juga pengingat pembawa harapan akan masa depan. Sejarah selalu berulang,walaupun pelakunya adalah berbeda.

Kesalahan masa lalu sebagai guru yang baik buat perbaikan masa depan. Keberhasilan masa lalu sebagai pelita semangat untuk berlaku lebih dari sebelumnya. Nusantara Indonesia-wajahmu masa lalu, pahit-getir, senang-gembira akan masa lalu tetap meninggalkan jejak di barang-barang masa lalu yang mulai bangkit bak renaissance van Nusantara.

Barang-barang lama nan usang tidak terpakai sekarang menjadi trend assesoris rumah, café, hotel, dsb. Mengitari kehidupan orang-orang yang menghargai exotisme masa lalu dan menghargai kenangan-kenangan masa kecil dulu. Gejala goes Green juga menjadi semburat nafas orang-orang yang menyenangi dunia antik, vintage maupun retro, karena barang-barang yang dipakai adalah barang-barang lama maupun bekas yang di rekondisi semuanya dan tidak merusak alam.


Era 2000an adalah era bangkitnya renaissance Nusantara kalau boleh dibilang demikian. Gaya arsitektur sudah banyak yang meninggalkan minimalis beralih ke art deco, art nuveau, maupun minimalis yang dikombinasikan dengan sentuhan-sentuhan etnis masa lalu. 

Rumah-rumah tua banyak yang direnovasi maupun dikembalikan ke bentuk asalnya, menjadikan rumah-rumah tempo dulu menjadi asesoris kota yang semakin menawan, menjadi cagar budaya kota. Pernak-pernik isian gedung, rumah, dsb. Sudah banyak yang menampilkan estetika bernuansa masa lalu, membuat situasi ruangan semakin sejuk dipandang, homy dan tenang tidak kemrungsung.

Penggiat maupun peminat barang-barang lama terus bermunculan dan menjamur dimana-mana. Banyak juga yang menjadikan sandaran hidup dan menopang kehidupan kesehariannya. Namun banyak yang lupa bahwa orientasi dari kesemuannya adalah untuk memelihara budaya yang pernah bernafas di Nusantara dan bukannya hanya berorientasi pada nilai keekonomian yang dihasilkan saja.

Dengan kita merawat kembali barang Barang Antik, Barang Vintage, Barang Retro, membuat kita juga tergelitik akan sejarah dibalik itu semua. Dengan mengerti sejarah suatu benda masa lalu paling tidak kita akan menghargai setiap usaha dan setiap perjuangan maupun kesuksesan dari cerita-cerita dibalik barang-barang tersebut semua dan berujung pada semangat untuk Lebih Menghargai Kehidupan, Hidup itu sendiri.

Tidak hanyut dengan masa lalu namun masa lalu adalah salah satu sumber inspirasi dan tapak tilas untuk menuju ke hal yang lebih baik lagi. 

Barang Antik, Barang Vintage, Barang Retro juga semakin terbatas jumlahnya, semakin berharga dan bernilai bak alternatif investasi karena kelangkaannya, bahkan semakin sulit didapat. 


Terimakasih Sejarah, Masa Lalu, Barang Antik, Barang Vintage, Barang Retro, semuanya adalah sebagai pengingat untuk menyongsong Nusantara Indonesia yang lebih baik lagi…:)

Melanjutkan ke Perjalanan Masa Lampau klik disini INDONESIA DALAM KENANGAN 

Melanjutkan ke Wisata bELANJA klik disini WISATA BELANJA TEMPO DOLOE

PTG194-PATUNG ALTAR TIONGHOA DEWA PANJANG UMUR

 
 Patung Altar Tionghoa-Dewa Panjang Umur
atau sering disebut sebagai Shou Xing terbuat dari porcelen.

Shou Xing adalah merupakan salah satu dewa dari 
3 Dewa yang dianggap penting dalam budaya tradisional kuno Tionghoa. 
3 Dewa yang melambangkan kesempurnaan kehidupan manusia di dunia dimana 3 Dewa tersebut adalah Fu Xing (mewakili kebahagian), Lu Xing (mewakili kemakmuran), dan Shou Xing (mewakili umur panjang). 3 Dewa tersebut sering disebut sebagai Fu Lu Shou Sanxing (Tiga Bintang Fu Lu Shou). 
Fu Luk Shou sendiri telah sangat populer selama 
berabad-abad dan diperkirakan sejak Dinasti Ming.

 

VAS193-VAS PERANG ORIENTALAN

 
 Vas Perang Orientalan
Meskipun namanya vas perang 
tetapi vas ini bukan dibuat pada saat atau zaman perang 
melainkan vas yang punya motif cerita berlatarkan 
perang pada jaman kekaisaran di China.
 

PTG193-PATUNG ALTAR DEWI KWAN IM

 
Patung Altar Dewi Kwan Im  yang biasa
 digunakan/ditempatkan di altar sembahyang 
oleh umat Buddha Tionghoa Nusantara.
Terbuat dari porselen dengan kondisi lawas dan utuh

 

MUK192-MUKUN AYAM ROYAL BLUE

 
Babon angrem atau mukun ayam warna royal blue,
Vallery Stahl Model
nan indah dipandang mata